Sarpras Pantai Tersakiti Mulai Dibangun

  • Share
Pantai Tersakiti
Peletakan batu pertama oleh Bupati Bolsel Haji Iskandar. Kamaru
WhatsApp-Image-2021-07-23-at-20.54.15-1
WhatsApp-Image-2021-07-23-at-20.54.16
WhatsApp-Image-2021-07-23-at-20.54.17
WhatsApp-Image-2021-07-23-at-20.54.15
WhatsApp-Image-2021-07-23-at-20.54.11
WhatsApp-Image-2021-07-23-at-20.54.12
WhatsApp-Image-2021-07-23-at-20.54.14
WhatsApp-Image-2021-07-23-at-20.54.08
Fakta menarik dan bermanfaat

BOLSEL, BUMANTARA.ID – Sebagai daerah yang lagi giat-giatnya mengembangkan bidang kepariwisataan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terus menggenjot pembangunan sejumlah destinasi wisata. Upaya itu juga mendapat dukungan dari Kementerian Desa melalui program aspirasi Anggota Komisi V, DPR-RI Haji Herson Mayulu (H2M).

Salah satu bentuk dukungan aspirasi itu diantaranya kucuran anggaran pengembangan sarana dan prasarana (Sarpras) objek wisata Pantai Tersakiti, Desa Pinolantungan, Kecamatan Bolaang Uki.

Tepat Jumat, 23 Juli 2021. Bupati Bolsel Haji Iskandar Kamaru bersama H2M secara langsung melakukan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Sarpras objek wisata itu.

Anggota DPR-RI, Haji Herson Mayulu turut melakukan peletakan batu.

Bupati Bupati Iskandar usai mengikuti kegiatan itu menuturkan, program pengembangan sarana prasarana Pantai Tersakiti bertujuan untuk mewujudkan iklim pariwisata yang kondusif melalui pemberian stimulus.

“Untuk meningkatkan eko-wisata di tingkat desa, pemerintah harus mendorong dengan membangun dan menyediakan kebutuhan sarana prasarana desa yang dapat berkontribusi terhadap peningkatan potensi desa,” katanya.

Fakta menarik dan bermanfaat

 Untuk mendukung hal ini juga, bupati mengakui Pemkab Bolsel telah mengklasifikasi desa-desa yang memiliki potensi wisata. Salah satunya Desa Pinolantungan.

“Dukungan APBD dan APBDes tentunya tidak lah cukup. Tapi, Alhamdulillah saat ini Desa Pinolantungan telah mendapatkan bantuan dari APBN melalui Kementerian Desa atas aspirasi dari Anggota Komisi V DPR-RI, Haji Herson Mayulu,”ungkapnya.

“Pembangunan desa wisata ini merupakan impian masyarakat Desa Pinolantungan yang kemudian kita (Pemkab Bolsel) sampaikan kepada H2M untuk diperjuangkan di Kementerian Desa. Berkat itu, Alhamdulillah bisa terealisasi,” katanya lagi.

Sementara itu, H2M pada kesempatan itu juga menyampaikan, agar dana aspirasi ini dimaksimalkan dan dipertanggung jawabkan dengan sebaik-baiknya. “Ini adalah program padat karya, dimana seluruh pekerjaan dilaksanakan sepenuhnya oleh masyarakat. Setelah pekerjaan rampung, diharapkan ini menjadi sumber pendapatan asli desa dan mampu mendorong perekonomian masyarakat,” singkat mantan bupati Bolsel dua periode ini.

Sekedar informasi, alokasi anggaran desa wisata yang direalisasikan oleh Kementerian Desa PDTT untuk pengembangan objek wisata tersebut sebesar Rp.500 juta. Anggaran itu ditujukan untuk pembangunan home stay, toilet umum dan jalan lingkungan yang baru.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *