PAN Bolsel Akhirnya Terima Banparpol Setelah 8 Tahun Berpuasa

  • Share
Pan Bolsel
Sukri Adam, Ketua DPD PAN Bolsel
Fakta menarik dan bermanfaat

BOLSEL, BUMANTARA.ID  – Setelah 8 tahun berpuasa tidak menerima Bantuan Keuangan untuk Partai Politik (Banparpol) dari Pemkab Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Akhirnya tahun ini, Partai Amanat Nasional (PAN) juga turut menerima bantuan tersebut.

Dari pihak PAN sendiri mengakui, hampir satu dekade Banparpol tidak diterima karena adanya persoalan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang berlarut-larut, tidak kunjung terselesaikan oleh pengurus partai sebelumnya.

Sebagaimana yang dijelaskan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Bolsel, Sukri Adam, temuan BPK itu terjadi di masa periode legislatif 2009-2014.

“Ada beberapa TGR dan temuan fiktif yang tidak dikembalikan oleh pihak-pihak pengurus bersangkutan,” bebernya.

“Salah satunya adalah kelebihan pembayaran Banparpol yang saat itu dibayarkan 14.000 per suara, sementara pihak BPK menganggap itu temuan, karena melebihi nominal yang telah ditetapkan kabupaten induk. Sehingga kelebihan pembayaran harus dikembalikan,”beber Sukri lagi saat ditemui. Rabu, 8 September 2021 di Kantor DPRD Bolsel.

Fakta menarik dan bermanfaat

Di tempat yang sama, Bendahara DPD PAN Bolsel, Amin Laiya juga mengatakan, kini persoalan tersebut telah diselesaikan oleh pengurus partai saat ini. “Surat rekomendasi telah dikeluarkan oleh BPK, sehingga tahun ini kita bisa menerima kembali,” katanya.

Ditambahkan Amin, tahun 2021 ini PAN menerima Banparpol Rp.28.886.000,-. ““Dalam pengelolaan  dan proporsional penggunaan Banparpol diprioritaskan untuk pendidikan politik 60 persen dan operasional sekretariat 40 persen,” jelasnya.

Terpisah Kepala Kesbangpol Bolsel, Sukri van Gobel menyatakan, berdasarkan catatan Kesbangpol Bolsel, PAN terakhir menerima Banparpol di tahun 2013. “Pekan depan, Banparpol milik PAN akan dilakukan proses pencairan,”tukasnya. (ant)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *