Koleksi 27 Blank Spot, Pelosok Bolsel juga Butuh Internet

  • Share
Blank Spot Internet
Fakta menarik dan bermanfaat

BOLSEL, BUMANTARA.IDDi masa pandemi Covid-19 saat ini, orang-orang ramai menjalani aktifitas di internet, mulai dari mencari informasi, pengetahuan, edukasi, alamat dan pemetaan serta kemudahan bisnis, semua bisa dilakukan.

Akan tetapi, di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) sebagian masyarakat di sana justru harus berteguh hati lantaran belum bisa menikmati fasilitas itu.

Berada di pelosok Provinsi Sulawesi Utara, sebagian wilayah daerah yang terkenal dengan Ikan tunanya ini memang belum sepenuhnya dijangkau internet.

Sejumlah perusahaan provider atau penyedia jaringan seperti Telkomsel dan Indosat belum juga melakukan perluasan jaringan internet hingga ke semua kecamatan.  

Ilustrasi Internet

Signal internet yang ideal hanya bisa dinikmati oleh warga yang bermukim di seputaran ibukota Molibagu dan sekitaranya, ada pun di wilayah lainnya hanya pada zona dan provider tertentu.

Fakta menarik dan bermanfaat

Berdasarkan data Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bolsel, saat ini daerah yang dimekarkan sejak 2008 silam itu memiliki 27 desa tidak dijangkau internet. Bahkan, 12 desa di antaranya merupakan zona blank spot atau tidak ada jaringan sama sekali.

Di Onggunoi misalnya, desa yang berada di Kecamatan Pinolosian Timur ini untuk mencari signal kelas Edge (E) atau jaringan telepon selular saja tidak ada. Kondisi nyaris serupa juga dirasakan di ibu kota kecamatan, Dumagin A dan B.

Kepala Puskesmas Onggunoi, Khadafi Langkau saat dimintai tanggapannya mengaku merasakan dampak keterbetasan tersebut.

“Banyak hal yang berkaitan dengan pekerjaan sebenarnya bisa dilakukan jika ada internet, hanya karena belum ada, semua masih dilakukan secara manual seperti laporan,” katanya.

“Adapun kerja lain yang harus menggunakan internet, membuat kita harus lari ke wilayah yang masih terjangkau jaringan, seperti ibu kota,” kata Khadafi lagi.

Hal yang berbeda namun senasib juga dirasakan Heru, ASN luar Bolsel yang kebetulan bekerja di wilayah Pinolosian Tengah.

Datang Senin pagi dan pulang Jumat Sore, merupakan aktifitas rutinan Heru sebagai abdi negara. Keterbatasan jaringan harus membuatnya terasa jauh dengan keluarganya.

“Lima hari di Bolsel lalu pulang rumah itu biasa, tapi terkadang ada keinginan melepas rindu dengan anak-anak di rumah melalui telepon atau video call tidak bisa karena tidak ada jaringan internet,” ujarnya.

“Terkadang kalau sudah tidak tahan ingin ngobrol dengan keluarga, saya naik motor ke Pinolosian Induk. Signal di sana sudah lumayan bagus,” pungkas Heru.

Bupati Bolsel didampingi sejumlah instansi teknis berkunjung di Kantor Indosat Ooredoo, Makassar.

Kendati kondisi seperti itu masih terus dikecap hingga sekarang ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolsel terus memperjuangkan agar fasilitas internet juga bisa dirasakan oleh masyarakat secara merata.

Sabtu, 9 Oktober 2021, Bupati Bolsel, Haji Iskandar Kamaru didampingi sejumlah instansi teknis kembali bertandang ke Kantor Regional PT. Indosat Ooredoo di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Kunjungan orang nomor satu Totabuan Selatan itu dalam rangka menindak lanjuti rencana perluasan jaringan telepon dan internet di Bolsel yang dirintis PT. Indosat Ooredoo sejak 2017 silam.

“Internet sebenarnya telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat, sementara di Bolsel fasilitas itu belum sepenuhnya menjangkau seluruh wilayah. Oleh karena itu, kita mengharapkan program perluasan jaringan PT Indeosat Ooreedo di wilayah Indonesia Timur juga bisa menyentuh seluruh wilayah Bolsel,” singkat Bupati Iskandar.

Sementara itu, Senior Account Manager Indosat Ooredoo, La Tanro  menyampaikan, layanan Indosat kedepan akan menjangkau Bolsel lebih yang luas. “Kali ini cakupan layanan kami akan meng-cover seluruh area di Bolsel yang membentang dari Timur (Kecamatan Pinolosian Timur) sampai ke Barat (Kecamatan Posigadan),” tegasnya.

Project itu telah masuk dalam rencana kerja kami. Dalam waktu dekat segera action,” pungkas La Tandro.

Sekedar diketahui, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 202,6 juta orang pada Januari 2021.  Artinya, 73,7 persen dari 274,9 juta warga Indonesia sudah aktif menggunakan internet. (ant)

SITEMAP 27 BLANK SPOT INTERNET DI BOLSEL

  • KECAMATAN PINOLOSIAN
  • Linawan (EDGE)
  • Linawan I (EDGE)
  • Ilomata (EDGE)
  • Pinolosian Selatan (EDGE)
  • Kombot (EDGE)
  • Kombot Timur  (EDGE)
  • Lungkap (Edge)
  • PINOLOSIAN TENGAH
  • Mataindo (Blank Spot)
  • Mataindo utara (Blank Spot)
  • Torosik (EDGE)
  • Adow selatan (EDGE)
  • Adow (EDGE)
  • Deaga (Blank SPOT)       
  • Tobayagan (EDGE)
  • Tobayagan selatan (Blank Spot)
  • PINOLOSIAN TIMUR
  • Matandoi selatan (EDGE)
  • Matandoi (EDGE)
  • Dumagin B (EDGE)
  • Dumagin A (EDGE)
  • Onggunoi (Blank Spot)
  • Onggunoi selatan (Blank Spot)
  • Pidung (Blank Spot)
  • Dayow (Blank Spot)
  • Modisi (Blank Spot)
  • Iligon (Blank Spot)
  • Posilagon (Blank Spot)
  • Perjuangan (Blank Spot)

Sumber : Dinas Komunikasi dan Informatika Bolaang Mongondow Selatan

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *