Hindari Lonjakan Asam Lambung dengan Cara ini

  • Share
Lonjakan Asam Lambung
Ilustrasi

BUMANTARA.ID – Lonjakan asam lambung seringkali terasa menyakitkan. Kebanyakan penderitas sering mengalami perasaan yang kurang nyaman, bahkan tak sedikit yang harus mengalami perawatan medis.

Perasaan jantung terasa terbakar, sendawa yang terus menerus atau perut kembung telah menjadi langganan bagi penderita.

Secara medis, antasida, magnesium hidroksida dan beberapa komponen lainnya dipercaya dapat meredakan dan menurunkan lonjakan asam lambung ini.

Dari detik health, tips di bawah ini merupakan rekomendasi para dokter agar penderita dapat mencegah lonjakan asam lambung.

Tips Makan Penderita Asam Lambung Agar Tak Sering Kambuh

1. Hindari makanan pemicu

Fakta menarik dan bermanfaat

Beberapa makanan dengan sangat cepat memicu produksi asam lambung di dalam perut. The National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease (NIDDK) juga telah memberikan beberapa daftar bahan makanan dan minuman yang dapat dengan cepat memicu asam lambun dan harus dibatasi konsumsinya.

Sebagian besar makanan-makanan tersebut berasal dari kandungan asamnya, pedas hingga komponen kafein yang terkandung dalam makanan. Makanan-makanan dan minuman yang harus dihindari tersebut berupa cokelat, tomat dan buah yang asam, kopi, makanan pedas juga makanan berlemak.

2. Makan lebih sedikit

Makanan yang dikonsumsi dalam jumlah banyak atau besar akan lebih lama berada di dalam perut. Ketika makanan mengendap lebih lama efeknya akan membuat tekanan yang lebih besar pada saluran kerongkongan dan berdampak memperburuk gejala lonjakan asam lambung.

Tips makan penderita asam lambung termasuk mengonsumsi makanan dalam porsi yang lebih sedikit. Makan dengan porsi lebih sedikit namun sering juga dikatakan sebagai pola makan yang lebih baik dibandingkan dengan makan banyak dalam intensitas yang lebih jarang.

3. Perhatika Aturan mengisi perut sebelum tidur

Makan camilan di malam hari sebelum tidur menjadi pemicu yang paling cepat untuk memproduksi asam lambung ketika tidur. Para ahli selalu menyarankan untuk berhenti mengonsumsi makanan pada 2-3 jam menjelang waktu tidur.

Tubuh yang masih mengonsumsi makanan tepat sebelum tidur akan tetap bekerja untuk mencerna makanan sehingga akan terus memproduksi asam lambung sepanjang malam. Banyak makan saat makan malam justru dianggap lebih aman dibandingkan sedikit makan tetapi tetap mengonsumsi camilan sesaat sebelum tidur.

4. Makan di lingkungan yang tenang

Makan terburu-buru menjadi musuh utama bagi pencernaan. Ketika makan dengan terburu-buru makanan tidak akan terkunyah dengan baik sehingga fungsi saluran pencernaan saat mencerna makanan akan lebih berat dan memproduksi lebih banyak asam lambung.

Tidak hanya lingkungan, faktor stres yang sedang dialami juga sangat berpengaruh untuk menciptakan waktu makan yang tenang. Makan dengan tenang menjadi tips makan penderita asam lambung untuk menghindari produksi asam lambung yang berlebihan.

5. Fokus saat makan

Sebisa mungkin hentikan seluruh pekerjaan yang sedang dilakukan saat makan. Ciptakan suasana makan yang mendukung kamu untuk hanya fokus pada makanan saja.

Hindari makan sambil mengobrol, bekerja atau bahkan sambil berlalu lalang mengurus sesuatu lainnya. Terlalu banyak pergerakan dan tidak fokus pada makanan secara tidak sadar akan berdampak pada pengunyahan makanan yang tidak maksimal sehingga membuat saluran pencernaan bekerja lebih keras.

6. Duduk tegak setelah makan

Bukan hanya dengan pemicu, gravitasi ternyata juga pengaruh yang cukup besar pada asam lambung. Duduk tegak selama beberapa waktu setelah makan dapat membantu asam lambung yang diproduksi saluran pencernaan tidak melonjak naik.

Jaga tubuh dalam posisi yang sempurna sangatmemengaruhi kadar asam lambung yang bisa saja meningkat dan menyebabkan dada terasa seperti terbakar. Posisi tidur setelah makan menjadi salah satu posisi yang cukup berbahaya jika dilakukan setelah makan.

7. Hindari beberapa aktivitas tertentu

Sesaat setelah makan, para ahli kesehatan sangat tidak merekomendasikan seseorang untuk melaksanakan aktivitas fisik yang terlalu berat. Terlebih jika aktivitas tersebut menuntut posisi tubuh menjadi tidak tegak karena efeknya cukup cepat untuk membuat asam lambung meningkat.

Aktivitas fisik yang berlebihan ini dapat memicu kontraksi otot perut yang menekan makanan untuk kembali naik ke atas. Efeknya seseorang akan merasakan lonjakan asam lambung seperti dada yang terasa layaknya terbakar. Itu tadi tips makan penderita asam lambung yang bisa dicoba.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *