Enggan Bebani APBD, Bupati Bolsel Batalkan Rencana Pinjaman Dana PEN

  • Share
Dana PEN
Bupati Bolsel, Haji Iskandar Kamaru
Fakta menarik dan bermanfaat

BOLSEL, BUMANTARA.ID — Misi Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Haji Iskandar Kamaru dalam menggenjot  pembangunan infrastruktur pada sisa kepemimpinannya sepertinya belum mampu diwujudkan secara maksimal.

Pasalnya, anggaran Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang awalnya diandalkan untuk membantu menopang anggaran pembangunan kini dibatalkan. 

Adapun alasan pembatalan yang disampaikan Bupati Iskandar yang ditemui usai menyerahkan bantuan di Desa Pinolosian Selatan, Kecamatan Pinolosian, Selasa 7 September 2021 menyatakan, peminjaman dana PEN dikhawatirkan membebani keunganan daerah saat pengembalian nanti.

“Belanja pegawai kita di APBD sudah melebih 50 persen. Belum lagi beberapa tahun kedepan kita menghadapi tahapan Pemilu yang tentunya butuh alokasi anggaran lebih . Artinya, pemimjaman dana PEN ini bila dipaksakan akan terjadi minus dalam APBD nanti,” jelas Iskandar.

Lebih rinci Bupati menjelaskan, berdasarkan peraturan yang dikeluarkan oleh  Menteri Keuangan Sri Mulyani yang tertuang dalam PMK No.179/2020 tentang perubahan PMK No.105/2020 tentang pinjaman pemerintah daerah untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di daerah, dusebutkan dana pinjaman dikenakan bunga sekitar 6 persen.

Fakta menarik dan bermanfaat


“2022 kita sudah harus bayar bunga kemudian di tahun 2023 dan seterusnya pengembaliannya akan lebih banyak. Sementara konsentrasi anggaran kita akan banyak terserap dalam Pileg dan Pilkada,” ungkapnya.

Bupati sendiri mengakui, Pemda sempat mengajukan permintaan peminjaman dana PEN ke kementerian.

Kendati demikian, Ia berharap pemerintah tidak memaksakan pembangunan infrastruktur yang dibiayai dari pinjaman, yang dinilai kedepan akan membebani keuangan daerah.

“Kalaupun dana PEN ini dipaksakan maka kedepan tugas kita hanya akan membayar bunga dan pokok dari pinjaman itu. Sementara banyak sektor dan program lainnya yang masih membutuhkan anggaran atau dengan kata lain tidak terealisasi penuh sesuai dengan yang kita harapkan,” pungkasnya. (ant)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *